Sumbawa Barat, 17 Oktober 2025 – Tim Visitasi Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 dari Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan ke Desa Senayan, Kabupaten Sumbawa Barat. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Desa Senayan, H. Junaidi, beserta jajaran perangkat desa.
Dalam sambutannya, H. Junaidi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan tim visitasi. Ia juga menegaskan kebanggaannya karena Desa Senayan menjadi satu-satunya desa di Pulau Sumbawa yang berhasil masuk ke tahap visitasi dalam ajang penilaian E-Monev KIP 2025.
“Kami berharap perjuangan kami untuk menjadi Desa Informatif dapat membuahkan hasil terbaik. Ini bukan hanya capaian Desa Senayan, tapi juga kebanggaan bagi masyarakat Sumbawa Barat,” ujar H. Junaidi.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi NTB, M. Zaini, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras Pemerintah Desa Senayan yang telah berhasil sampai ke tahap visitasi.
“Terima kasih atas semangat dan komitmen yang luar biasa. Ini bukti bahwa keterbukaan informasi bisa dimulai dari desa,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi oleh Sekretaris Desa Senayan, Faizal, yang memaparkan berbagai kegiatan pelayanan publik di kantor desa, termasuk penyediaan sarana prasarana, pengelolaan anggaran, serta bentuk layanan informasi yang telah diterapkan di Desa Senayan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KI NTB, Asraruddin, juga menyampaikan rasa bangga karena dari seluruh NTB hanya ada tiga desa yang berhasil mencapai tahap visitasi. Ia berpesan agar Desa Senayan terus memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi publik.
“Mohon agar seluruh dokumen komitmen seperti Perdes tentang PPID dan Daftar Informasi Publik (DIP) yang telah tersedia di website desa dapat terus diperbarui dan dijalankan secara konsisten,” pesan Asraruddin.
Menutup kegiatan, Komisioner KI NTB, Sansuri, memberikan sejumlah arahan dan gambaran mengenai bentuk pertanyaan serta aspek penilaian yang akan dihadapi di tingkat nasional nantinya.
Kunjungan visitasi ini menjadi momentum penting bagi Desa Senayan dalam memperkuat tata kelola informasi publik menuju predikat Desa Informatif Tahun 2025. (RH)