Kediri, 24 November 2025. Tim Visitasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Komisi Informasi Provinsi NTB melakukan kunjungan penilaian ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., serta Sekretaris BRIDA NTB, Retno Untari, S.Si., M.Kes., bersama jajaran.
Dalam sambutannya, Kepala BRIDA NTB menyampaikan apresiasi kepada Tim Visitasi KI NTB atas pelaksanaan kegiatan Monev KIP. Beliau memaparkan transformasi struktur organisasi BRIDA NTB serta berbagai inovasi strategis, salah satunya Rossi Mandalika (RS Mandalika Sistem Farmasi Terpusat). Kepala BRIDA juga menjelaskan tingginya minat kunjungan edukasi ke BRIDA yang hingga tahun 2025 telah mencapai 27 ribu pengunjung.
Selain itu, dipaparkan pula hasil riset yang mendorong pengembangan UMKM, salah satunya inovasi varietas coklat baru dari Lombok Utara yang diberi nama “Kajuman”, yang saat ini telah didaftarkan untuk sertifikasi.
Selanjutnya, Sekretaris BRIDA NTB mempresentasikan perkembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BRIDA NTB yang telah bertransformasi dari aspek komitmen hingga inovasi pelayanan. Ia juga menjelaskan pelayanan publik berbasis digital, termasuk chatbox untuk memfasilitasi pengajuan eduwisata dan magang.
Dalam sesi tanya jawab, Ketua KI NTB M. Zaini mengucapkan terima kasih atas sambutan BRIDA NTB kepada Tim Visitasi. Wakil Ketua KI NTB Asraruddin memberikan masukan mengenai strategi inovasi yang dapat menampung masukan masyarakat untuk kemajuan NTB.
Komisioner Sansuri menekankan pentingnya koordinasi Sekban dalam pengelolaan informasi publik dengan struktur baru BRIDA, serta mempertanyakan mekanisme pendokumentasian dokumen pengadaan barang dan jasa.
Komisioner Badrun AM menyampaikan pertanyaan mengenai metode penyimpanan hasil kegiatan secara elektronik, konsistensi data melalui sistem satu data, serta inovasi BRIDA dalam memfasilitasi anak muda yang ingin mengembangkan usaha.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRIDA NTB menjawab seluruh pertanyaan Komisioner KI NTB. Beliau turut menyampaikan sejumlah prestasi BRIDA, termasuk penghargaan nasional “BRIDA Optimal”, yang hanya diberikan kepada lima provinsi dari 34 provinsi di Indonesia, salah satunya NTB. Kepala BRIDA juga menjelaskan lebih rinci kerja sama riset terkait pengolahan ternak dan proses pengadaan barang dan jasa.
Sebagai penutup, Sekretaris BRIDA menambahkan bahwa BRIDA NTB telah menyediakan wadah penyaluran aspirasi dan pengembangan kreativitas anak muda melalui program Sekolah Akademi. (RH)
—
Humas Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat
(Berita ini disusun berdasarkan hasil kegiatan kunjungan Visitasi Tim KI NTB ke Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi NTB pada 24 November 2025.)