Selong, 27 November 2025 — Tim Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Provinsi NTB melaksanakan kunjungan resmi ke Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskomifosan), Dr. H. Fauzan, beserta jajaran Diskominfosan, di ruang Wakil Bupati Lombok Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Monev KIP 2025 untuk memastikan standar keterbukaan informasi berjalan efektif di seluruh badan publik se-NTB.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komisi Informasi NTB atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Wabup juga menjelaskan sejumlah upaya pemerintah daerah dalam pemerataan akses digital, termasuk penyediaan internet gratis di wilayah-wilayah yang selama ini terkendala layanan sinyal. Upaya ini diharapkan dapat mendukung transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
Rangkaian visitasi berlanjut ke Command Center Diskominfo Lombok Timur, tempat Kepala Diskominfo, Dr. H. Fauzan, memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan, termasuk aplikasi COMPASS (Coffee Morning Pembinaan Statistik Sektoral). Inovasi ini merupakan kolaborasi antara Diskominfo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur, yang dirancang untuk memperkuat pengelolaan dan penyajian data sektoral secara berkala, terstruktur, dan transparan.
Dalam sesi diskusi tersebut, Ketua KI NTB, M.Zaini memberikan sejumlah pertanyaan mengenai keberlanjutan inovasi COMPASS, kesiapan PPID utama dan pembantu dalam pengelolaan informasi, serta evaluasi rutin terhadap standar layanan informasi publik. Ketua KI NTB juga memberi masukan terkait pentingnya konsistensi pembaruan data dan peningkatan kapasitas SDM PPID di setiap OPD agar pelayanan informasi dapat terus memenuhi prinsip cepat, tepat, dan sederhana.
Wakil Ketua KI NTB, Asraruddin turut memberikan masukan terkait integrasi layanan informasi publik dengan Command Center. Ia menanyakan bagaimana mekanisme pengawasan internal berlangsung dan apakah sudah ada indikator kinerja yang terukur untuk memastikan implementasi keterbukaan informasi berjalan sesuai regulasi. Ia juga mendorong Diskominfo untuk memperluas edukasi publik mengenai hak-hak masyarakat dalam memperoleh informasi.
Pada kesempatan yang sama, Komisioner KI NTB, Sansuri, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, PPID, dan masyarakat dalam membangun budaya informasi yang terbuka. Ia memberikan masukan terkait penguatan Pengelolaan dokumentasi Pengadaan Barang dan Jasa, sembari mengapresiasi langkah Lombok Timur dalam menghadirkan inovasi dan memperluas akses digital. Visitasi kemudian ditutup dengan peninjauan fasilitas Command Center dan dialog teknis terkait kesiapan Lombok Timur menuju standar keterbukaan informasi yang lebih baik. (RH)
—
Humas Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat
(Berita ini disusun berdasarkan hasil kegiatan kunjungan Visitasi Tim KI NTB ke Pemerintah Kabupaten Lombpk Timur Provinsi NTB pada 26 November 2025.)