Welcome to Komisi Informasi NTB Official Website

(0370) 7507023

Berita

Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Bimtek Desa 2025 Hari Kedua Digelar di Lombok Barat

Df3oMb0nacklVHnRk30RJiOL2oXrXNMzWgKG4qwn

Lombok Barat, 22 Juli 2025 — Kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desa tahun 2025 berlanjut pada hari kedua dan dilaksanakan di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Lombok Barat, yang berlokasi di lantai 2 komplek kantor Bupati Lombok Barat.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Lombok Barat, Maad Adnan, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB. Ia juga berharap agar PPID Utama Kabupaten Lombok Barat ke depan dapat meraih predikat "Informatif". Selain itu, Kadis Kominfotik juga menjelaskan beberapa program yang tengah dijalankan oleh pihaknya dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi publik.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim PPID Utama Kabupaten Lombok Barat serta perwakilan dari tiga desa, yaitu Desa Lembar Selatan, Desa Labuapi, dan Desa Pusuk Lestari.

Dalam sesi penyampaian materi, Suaeb selaku Anggota Komisioner KI NTB dan Koordinator Bidang Kelembagaan, menekankan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak keterbukaan informasi. Ia menyoroti perlunya pendampingan dari PPID Utama agar desa-desa dapat memahami dan melaksanakan kewajiban keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB memaparkan secara lengkap mengenai Keterbukaan Informasi Publik, termasuk tugas dan wewenang KI NTB, dasar hukum, parameter dan bobot penilaian Monev KIP 2025, tantangan pelaksanaan Monev, hingga tahapan dan kegiatan evaluasi yang akan dilalui.

Untuk materi Bimtek Desa, Rama Hasani selaku Koordinator Sekretariat KI NTB menjelaskan secara teknis tata cara pengisian e-Monev melalui portal resmi https://e-monev.komisiinformasi.go.id/. Presentasi ini bertujuan untuk memandu desa-desa agar lebih siap dalam mengikuti proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi.

Di akhir acara, sesi tanya jawab berlangsung aktif. Perwakilan dari Desa Lembar Selatan yang telah mengikuti e-Monev tahun lalu, turut membagikan pengalaman dan kiat-kiat sukses kepada dua desa lainnya. Sementara itu, Desa Labuapi dan Desa Pusuk Lestari mengajukan pertanyaan seputar teknis pengisian e-Monev. (RH)