Mataram, 13 November 2025 – Tim Visitasi Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kunjungan dalam rangka Penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Disnakkeswan Provinsi NTB, L. Amjad, S.H., M.H., beserta jajaran di ruang rapat kantor Disnakkeswan NTB.
Dalam sambutannya, Sekdis L. Amjad menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kesempatan yang diberikan oleh Komisi Informasi NTB dalam pelaksanaan penilaian Monev KIP. Ia juga memaparkan perkembangan pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Disnakkeswan, yang mencakup aspek layanan, komitmen, dan inovasi dalam keterbukaan informasi publik.
Salah satu inovasi unggulan yang dipresentasikan adalah Simpoknak (Sistem Informasi Manajemen Kelompok Ternak), sebuah platform yang mendukung transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan data kelompok ternak di NTB. Selain itu, Sekdis juga memutar video profil layanan permohonan informasi publik sebagai bentuk komitmen pelayanan keterbukaan informasi di Disnakkeswan NTB.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Ketua Komisi Informasi NTB, M. Zaini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang hangat dari pihak Disnakkeswan.
Komisioner Suaeb menyoroti pentingnya peningkatan layanan khusus kepada masyarakat yang berhubungan langsung dengan pelayanan bidang peternakan, serta memberikan saran agar anggaran untuk kegiatan PPID dapat ditingkatkan.
Sementara itu, Komisioner Badrun, A.M., menanyakan mengenai ketersediaan aplikasi pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan penyakit hewan ternak.
Adapun Wakil Ketua Komisi Informasi NTB, Asraruddin, menyarankan agar Disnakkeswan mengembangkan sistem monitoring distribusi bantuan ternak yang dapat diakses dan dikontrol secara transparan.
Menanggapi berbagai pertanyaan dan masukan tersebut, Sekdis L. Amjad memberikan penjelasan secara komprehensif dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta saran konstruktif yang diberikan oleh tim Komisi Informasi NTB. Ia menegaskan bahwa masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB. (RH)
—
Humas Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat
(Berita ini disusun berdasarkan hasil kegiatan kunjungan Visitasi Tim KI NTB ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB pada 13 November 2025.)